Review Single Touring Bali 2011 (Bagian 1)

Alhamdulillah, akhirnya kesampaian juga melakukan solo riding menuju Bali dari Surabaya. Perjalanan ini dimulai pada hari Jumat 16 Desember 2011 dan kembali ke Surabaya pada tanggal 20 Desember 2011 hari Selasa, start dari Surabaya 16 Desember 2011 pukul 07.00 WIB dengan mengendarai Yamaha V-ixion 2010 yang udah diacak-acak jadi sedemikian rupa agar tetap nyaman digunakan saat riding jauh. walaupun setang jepit. perjalanan saya tempuh melalui rute yang paling umum (Surabaya – Sidoarjo – Porong – Gempol – Pasuruan – Probolinggo – Situbondo – Banyuwangi) untuk di Jawa Timur nya, atau lewat jalur utara. Saat berangkat dari Surabaya terutama Porong tidak ada kemacetan yang berarti, jadi perjalanan pagi itu cukup lancar. kira-kira pukul 9 saya istirahat sejenak di SPBU sebelum memasuki kota Probolinggo. ow ya saat perjalanan ke arah Probolinggo saya barengan dengan 1 rombongan kecil 2 motor dari pengguna Ruby bernopol DK dan satunya saya lupa. saat saya tanya, beliau OTW menuju Bali juga. Sempat kontek-kontek dengan bro Iwok dari HTML (Honda Tiger Mailing List) Pasuruan nuhun sewu ama yang punya kota,hehe.  Oke, Perjalanan dilanjut kembali dan sekarang Paiton saat tiba di daerah ini, cuaca yang terik memaksa saya untuk istirahat di SPBU setelah PLTU Paiton, Utama Jaya (kalo tidak salah sebut) SPBU ini bisa saya bilang lengkap, pas sekali buat yang suka perjalanan jauh. SPBU ini menyediakan Rest Area yang cukup luas. Ada Hotel juga di sini, mini market, dan restoran. Sempat tanya ke pelayan restorannya untuk menginap mulai dari harga 150.000/malam. Oke perjalanan dilanjut lagi menuju Situbondo, jalanan yang relatif sepi dan kondisi aspal yang masih bagus tidak seperti di jalur Pasuruan – Probolinggo ada pembenahan 1 jalur jadi sedikit menguras tenaga. Trek jalur yang didominasi jalur lurus hingga berkelok-kelok di daerah jalur Taman Nasional Baluran selepas kota Situbondo.

Di Taman Nasional Baluran saya berhenti sejenak untuk karena hujan yang cukup deras dan segera mengenakan jas hujan, dan tidak lupa jepret kondisi jalan yang sepi. Sekalian saat berhenti bongkar-bongkar dompet. Astaga! ga bawa KTP! sempat panik dan kontek seorang kawan dari HARD ( HSBC Adventure Rider Division ) bro Sigit yang kebetulan kemarin sudah lewat Bai – Lombok. Oke,nekat saja perjalanan tetap dilanjut. Sampai akhirnya saya berhenti sejenak di entrance Banyuwangi. Di sini saya bertemu brothers dari MOG ( Mio Only Group ) Banyuwangi ,yaitu bro Muji dan bro Indra. Sempat diculik dibawa ke Pantai Boom, itulah sebutannya hehehe. okelah,saya kelelahan dan istirahat sejenak disana kira-kira 3 jam dari jam 3 sore – 6 sore saya start lagi ke penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Thanks to brothers MOG Banyuwangi sudah menculik saya dan menyediakan tempat istirahat sejenak serta mengisi baterai HP. Nah sekarang nyebrang dulu, saat diatas kapal saya sempat berbincang-bincang dengan salah seorang kru kapal, saya tanya soal KTP tadi,kata kru tersebut “tidak masalah mas,sediain IDR 20.000 saja tar diem kok petugasnya” oke fine, Indonesia sekali. hehehe

Astaga! ga bawa KTP!

Saat turun dari kapal ferry saya menuju tempat pemeriksaan dokumen kendaraan dan pengendara. Saya hanya menunjukkan SIM & STNK kendaraan, so? i am good! ga ada masalah mas bro! lanjut? lanjuuut! gas poool lagi! Pukul 18.45 WIB atau 19.45 WITA saya harus lanjut ke Denpasar,nah perjalanan dari Gilimanuk – Tabanan sepanjang jalan yang didominasi hutan dan jalan berkelok,belum lagi anjing liar yang menyeberang seenaknya membuat saya kecapekan. selain itu jalanan yang sepi dan gelap karena tidak ada lampu penerangan sepanjang kanan – kiri jalan membuat saya mengantuk juga. Alhasil saya kontek seorang kawan yang tinggal di Tabanan. oke malam tersebut saya harus menginap di Tabanan pukul 10.45 WITA.

Pagi-pagi Tabanan diguyur hujan dari pukul 5.00 WITA – 8.00 WITA dan saat sudah terang saya lanjutkan perjalanan lagi menuju Denpasar. Di Denpasar juga sudah ada rujukan ke rumah salah seorang saudara yang kebetulan tinggal di sini. Tapi sebelum menuju ke rumah saudara ayo main ke pantai. Sebenarnya tujuan saya adalah pantai Kuta, ternyata malah ke pantai Legian. okelah no problem, yang penting adalah pantai. Pagi itu cuaca di pantai Legian juga masih mendung, cenderung gerimis rintik-rintik tampak disekitar saat saya berdiri turis yang akan berselancara mengurungkan niatnya untuk bermain. Oke, sudah di calling saudara saya untuk segera merapat ke rumahnya. Modal GPS akhirnya sampai di rumah saudara saya di daerah Panjer. Istirahat total menikmati rintik-rintik hujan yang memercik dari atap kamar.

Day 2

Minggu pagi, cuaca masih hujan rintik-rintik. membuat saya malas beranjak dari tempat tidur. Hawa dingin menyelimuti kamar semakin membuat saya terlelap dalam tidur di pagi hari. Tak sadar bahwa waktu sudah menunjukkan pukul 10 WITA, lalu beberapa saat kemudian hujannya berhenti. saat itulah saya beranjak dari tempat tidur bergegas mandi dan prepare hunting tempat seru di Bali. Dapat masukan dari seorang kawan dari ANONIMS, yaitu bro Pandu Adi Setiawan kalo ke Bali ga seru kalo ga mampir ke Pantai Padang-Padang. Perjalanan menuju pantai Padang-Padang kira-kira memakan waktu 30menit dari Panjer, kondisi jalan yang sangat mulus,sempit,berkelok-kelok dan naik turun menjadikan jalan ini sip buat cornering *oops. Di daerah Pecatu, itulah tempat Pantai Padang-Padang berada, tapi sayang saya kelupaan tidak mencatat kordinat lokasi tersebut. View pantai pasir putihnya menggoda saya untuk mendokumentasikan tempat ini.

Cuaca yang terik membuat para turis semakin betah untuk men-tanning-kan kulit mereka. Tampak beberapa turis sedang asik berjemur atau asik bermain air. Lalu perjalanan saya lanjutkan mengelilingi sisi paling selatan pulau Bali ini. Sampai pada saatnya turun hujan yang cukup deras membuat saya harus berteduh. Lumayan lah bisa istirahat sejenak melihat turis wara wiri membawa papa seluncurnya dari kedai sederhana ini. Segelas teh panas menghangatkan suasana jadi semakin “cozy” untuk jeprat jepret. Setelah hujan mulai mereda saya lanjutkan perjalanan menuju GWK.(bersambung)

Hak cipta foto ini milik fotografer yang tersebut di bawah ini, dan dilindungi oleh Undang-undang.Dilarang mendownload, mengkopi, dan/atau menggunakan foto ini dalam bentuk / keperluan apapun tanpa seijin fotografer. (agungbbs)

7 thoughts on “Review Single Touring Bali 2011 (Bagian 1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s