Pengendara Arogan : apa perlu ditakuti?

Halo bro dan sis, kali ini saya akan sedikit membahas soal sopan dan santun dalam berkendara baik itu roda dua maupun roda empat. Perlu kita ketahui bahwasannya perilaku berkendara seseorang dijalan mencerminkan kepribadian pengendara itu sendiri. Apakah itu sopan maupun arogan? Sopan dalam berkendara disini adalah perilaku dimana pengendara itu mau berbagi jalan dengan sesama pengendara lainnya, tertib berlalu lintas, dan beberapa hal lain yang menunjang kenyamanan di jalan. Sedangkan arogan adalah kebalikan dari sopan di jalan.

Lalu apa itu arogan? Lho orang berkendara menjadi arogan itu tujuannya apa? Apakah ingin ditakuti? Atau ingin dihormati? Pembawaan seseorang dalam berkendara itu bermacam-macam. Dia membawa kendaraan secara arogan bisa jadi ingin menunjukkan bahwa “hei ini jalanku!” atau “hei minggir! aku kebelet pipis” (pernyataan kedua hanya sebuah joke). Beberapa factor yang menjadi pemicu saat pengendara menjadi arogan bisa saja dari faktor eksternal maupun internal. Eksternal misalkan, tidak sabaran karena jalanan macet sehingga main serobot? Bisa jadi. Lalu mendengar suara tarik tarikan gas throttle sehingga menjadi panas untuk membejek gas? Bisa jadi. Kemungkinan-kemungkinan dari factor external bisa seperti itu, bahkan ada yang lain. Lalu dari sisi Internal? Bisa jadi pengendara sedang memiliki problem di kantor atau di rumah sehingga terbawa dengan cara berkendaranya atau biasa disebut pikiran tidak jernih (keruh? Harus dikuras dong😀 ). Urusan ingin ditakuti atau dihormati? Kembali ke pribadi yang ada disekitar pengendara arogan tersebut. Ditakuti? Kenapa mesti di takuti? emang gondoruwo? Di hormati? Dia siapanya mas bro atau mbak sis? Kalau itu bokap nyokap atau orang yang lebih tua dan anda mengenal ya boleh lah kita mengalah (tapi kalau kita lebih muda dan siapapun itu bila dirasa lebih tua dari kita pasti kita akan mengalah bukan? ). Oke perlu kita sadari kalau arogan bisa menjadi boomerang buat kita semua yang ada di jalan. Arogan di jalan tapi cara pembawaannya asal “sluman slumun” atau main gebrak, main pukul sana pukul sini atau main senggol atau main betot gas ujung-ujungnya juga celaka bukan kalau tidak hati-hati? Intinya adalah jadilah pengendara yang aware dengan sekitar, sopan, taat berlalu lintas, berpikiran jernih, dan tentunya sabar! Nantinya kita akan merasa nyaman anda juga nyaman di jalan. Sekian curhatnya dan salam Keep Safe and Smart Riding.(bbs)

2 thoughts on “Pengendara Arogan : apa perlu ditakuti?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s